Lagi? Tentang “Bersyukur” lagi? Kenapa sih saya hobi banget menuliskan tentang yang satu ini?
Hehehehe,, iya… Saya kan manusia biasa yang bisa sering lupa dan khilaf. Makanya terkadang saya harus mengulang-ulang tentang hal yang penting, biar saya gak lupa, dan jadi terbiasa..
Hari senin siang saya mengeluh, karena bosan dan jenuh sama satu mata kuliah. Saya gak ngerti dan gak tertarik sama materinya. Dan ternyata, kuliahnya diperpanjang, jadi lebih lama daripada yang dijadwalkan. Makin mengeluh saya. “Kapan ya kuliah ini berakhir. Pengen latihan paduan suara, ngilangin stres.”
Dan saat itu saya lupa dan gak sadar. Bahwa di luar sana, entah di mana, ada orang2 cerdas yang kepingin dan tertarik ikut kuliah saya itu… Bahwa di kelas itu, dengan pelajaran itu, harusnya saya bisa bercocok tanam pahala,, mencari setitik ilmu-Nya lagi… Bahwa di kelas itu, saya harusnya bisa semakin membuka mata atas kebesaran-Nya yang ditunjukkan dengan ilmu-ilmu rumit itu…
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”
Sayangnya, saya baru sadar kemarin, dua hari setelah kuliah itu berakhir…
Bukankah seharusnya saya bersyukur atas banyak kesempatan baik yang diberikan kepada saya,, bersyukur dengan cara memanfaatkan kesempatan-kesempatan itu sebaik mungkin..
Andai siang itu saya bersyukur, mungkin saya bisa menikmati kuliah saya itu, mungkin sekarang saya bisa mendapatkan ilmu walau hanya sepotong kecil.
Yah,, semoga saya bisa lebih baik di kuliah-kuliah berikutnya..
- 25 Juni 2009,, 23:33,, atas kasur, ngantuk-