Tanpa di duga sebelumnya, tim Uber Indonesia meraih perak dalam kejuaraan Thomas dan Uber Cup kali ini. Melawan tim China, tim Uber Indonesia tampil dengan sangat memukau. Bagi yang tidak menyaksikan pertandingan tadi malam (walaupun saya hanya menyaksikan dari layar kaca), sungguh rugi yang teramat sangat.
Walaupun pada akhirnya kita harus menerima kekalahan pahit dengan skor 0-3, kekalahan tersebut terasa begitu terhormat bagi saya pribadi sebagai pendukung. Harus di akui, China memang memiliki pemain-pemain oke kelas dunia. Namun, apa yang ditunjukkan oleh 4 orang pemian kita yang sempat berlaga semalam harus diacungi 4 jempol (termasuk jempol kaki..Hehehehe..
).
Pertandingan dibuka dengan partai pertama, yaitu tunggal putri. Tim Uber Indonesia menurunkan pemainnya Maria Kristin melawan pebulu tangkis nomor satu dunia Xie Xingfang dan harus menerima kekalahan 8-21, 15-21. Saya menykasikan pertandingan ini di akhir-akhir, jadi gak bisa menilai dengan utuh.
Pertandingan kedua yang membuat saya mengacungi keempat jempol saya..
Ganda putri pasangan Liliyana Nasir/Vita Marissa memang harus mengakui keunggulan pasangan China Yang Wei/Zhang Jiewen dengan skor 21-15, 19-21, 21-16untuk China, tapi coba lihat skornya. Saya yakin pemain China yang kelas dunia itu pastinya sangat kewalahan menghadapi pasangan Indonesia itu. Bahkan sampai set terakhir, pemain Indonesia masih berjuang dengan amat keras dan semangat yang sangat tinggi. (Gokil banget pokoknya!) Baik Natsir maupun Vita terlihat sangat perkasa pada pertandingan tadi malam. Bola cepat dan keras yang dimainkan sungguh membuat saya teriak-teriak “Top banget!!”, “Yoi!!”, dan “Keren bangau!!!” berulang kali. Bayangkan dong, di set ketiga, mereka sempat tertinggal 2-11 dari pemain China, tapi mereka bisa menyusul dan harus membuat pemain China berusaha dengan sangat lebih keras untuk mendapatkan kemenangan.
Tentang pertandingan ketiga, secara jujur, saya kurang melihat semangat yang menggebu dari Adriyanti Firdasari yang peringkat 38 dunia. Tapi saya yakin, dia juga pasti sudah berusaha sangat keras untuk melawan Lu Lan, pemain China yang peringkat 3 dunia itu.
Pokonya salut berat untuk Tim Uber Indonesia!!! Semangat terus pantang mundur!! Masih ada olimpiade yang harus dihadapi..
Maju terus Indonesia!!
(nasionalisme tinggi banget..
)
