Gue, Anak Muda, dan Mahasiswa UI…

Ah, anak muda zaman sekarang.. Sungguh terlalu deh.. Gak tau sopan santun dan etika..

(Hahahaha,, gaya lu ril,,, kaya bukan anak muda zaman sekarang aje..) :mrgreen:

Saya seriusan ini..

Saya sedih, malu, sekaligus bersyukur klo inget perjalanan saya mampir ke kos-an adik saya di depok jumat kemarin.. Sedih menyaksikan kondisi anak muda zaman sekarang, malu karna saya juga sebenarnya anak muda zaman sekarang, tapi bersyukur karena saya anak muda zaman sekarang yang dididik untuk punya etika, sopan santun, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.. (Haiyah,, PPKn banget yah.. :mrgreen: )

Masalah kecil dan sepele sebetulnya,, tapi penting untuk jadi bahan perhatian, menurut saya..

Pikiran dan postingan saya kali ini bermula dari cerita ibu saya,, dan terbukti ketika saya mampir ke kosa-an adik saya (sekalian mau pulang bareng)  di kawasan UI depok..

Tau bis kuning kan yah? Ada tempat duduk yang terbatas,, lebih banyak pegangan untuk mereka yang berdiri..

Ih,,, gemes banget gw ngeliat pria-pria muda, yang kayanya sih mahasiswa UI, duduk dengan anteng dan tenang, sementara ada banyak perempuan dan beberapa orang ibu-ibu berdiri di dalam bis itu.. Apa mereka gak pernah diajarin mendahulukan perempuan (terlebih ibu-ibu) untuk duduk di dalam bis ya? Klo gw cowo mah, gw malu banget kalo ampe cuek bebek gitu..

Asli,, saya cuma bisa ngelus dada,, dan bersyukur karena pria – pria kampus saya dibiasakan untuk mendahulukan perempuan duduk di bis..

Lanjut membaca

Fungsi Hash

Fungsi hash atau one-way hash function adalah one-way function namun juga memiliki karakteristik kompresi. Fungsi hash juga dikenal dengan sebutan fungsi satu arah, karena untuk menghitung suatu nilai hash dari suatu pre image relatif mudah, namun sulit untuk menentukan/menghitung nilai preimage dengan mengetahui nilai hash dari suatu fungsi hash. Fungsi hash disebut juga fungsi kompresi, fungsi kontraksi, message digest, cryptography checksum, digital fingerprint, atau manipulation detecting code (MDC). Fungsi ini dibutuhkan ketika kita menginginkan sidik jari dari suatu pesan, untuk dapat membuktikan atau menjaga keutuhan atau keaslian suatu informasi.

Beberapa karakteristik fungsi hash, antara lain:

  • Fungsi hash dapat diimplementasikan untuk input data berapapun panjangnya;
  • Fungsi hash menghasilkan output dengan ukuran/ panjang yang tetap;
  • Untuk semua nilai input x, y = f(x) mudah untuk dihitung. Dengan kata lain terdapat polynomial time algorithm untuk menghitung y = f(x) dengan mengetahui nilai x.
  • Untuk semua nilai y yang berada pada daerah hasil f, dengan mengetahui nilai y , akan sulit untuk mengetahui nilai x. Dengan kata lain dibutuhkan suatu super polynomial time algorithm untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
  • Untuk suatu nilai x, secara komputasi sulit untuk mencari x’≠ x, dimana f(x’) = f(x), bila hal ini terjadi maka kasus ini disebut bentrokan (collision).
  • Secara komputasi sulit untuk mencari pasangan ( x’, x) dimana x’≠ x dan f(x’) = f(x).

Hmmmmppp, ,, sebenarnya tadi saya ingin menuliskan lebih banyak lagi, tapi berhubung waktu mepet,, lain kali insyaAllah saya sambung,,  (nurillll,, sudah berapa banyak tulisan yang kau janjikan ini..!!)

:mrgreen:

Fungsi hash atau one-way hash function adalah one-way function namun juga memiliki karakteristik kompresi. Fungsi hash juga dikenal dengan sebutan fungsi satu arah, karena untuk menghitung suatu nilai hash dari suatu pre image relatif mudah, namun sulit untuk menentukan/menghitung nilai preimage dengan mengetahui nilai hash dari suatu fungsi hash. Fungsi hash disebut juga fungsi kompresi, fungsi kontraksi, message digest, cryptography checksum, digital fingerprint, atau manipulation detecting code (MDC). Fungsi ini dibutuhkan ketika kita menginginkan sidik jari dari suatu pesan, untuk dapat membuktikan atau menjaga keutuhan atau keaslian suatu informasi.